Mempercayai dan MengasihiNya

Share This

“Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita, mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka; dan karena Engkau akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu” (Mazmur 5:12).

Sukacita sejati bukanlah sekadar perasaan gembira yang muncul ketika keadaan baik, tetapi sebuah ketenangan yang bertahan di tengah badai kehidupan. Mazmur ini mengingatkan bahwa sumber sukacita adalah perlindungan Allah. Mereka yang mencari perlindungan dalam Tuhan akan menemukan bahwa di bawah naungan-Nya, hati mereka tidak lagi dikuasai ketakutan, melainkan dipenuhi dengan sorak-sorai dan damai yang kekal.

Kita memiliki satu Pengantara yang setia, Yesus Kristus, yang saat ini berada di Bait Suci surgawi, menghadap Allah Bapa demi kita. Melalui pengorbanan-Nya, kita menerima pengampunan dan kedamaian batin. Dia telah mati untuk menebus kita, bukan hanya agar kita dibebaskan dari hukuman dosa, tetapi juga agar kita mengenakan kebenaran-Nya dan layak tinggal bersama para penghuni surga. Di sana, kita akan hidup dalam terang kasih Allah selama-lamanya.

Namun, perjalanan iman tidak selalu mulus. Ada saat ketika Iblis akan berusaha memenuhi pikiran kita dengan keputusasaan, keraguan, dan kesuraman. Pada saat-saat seperti itu, jangan memberi ruang bagi godaannya. Ingatlah kuasa darah Kristus — darah yang “menyucikan kita dari segala dosa.” Kita mungkin tidak mampu melawan kuasa si penggoda dengan kekuatan sendiri, tetapi iblis akan gemetar dan melarikan diri ketika kita bersandar penuh pada kuasa darah Kristus.

Maka, mengapa kita tidak dengan penuh syukur menerima semua berkat yang telah Yesus tawarkan? Mengapa kita tidak meraih cawan keselamatan yang diberikan-Nya dan memanggil nama Tuhan setiap hari? Dialah yang menghendaki kita hidup bahagia, yang telah menyiapkan rumah kekal bagi kita, yang mengundang kita untuk berjalan di hadirat-Nya, menikmati hidup yang kekal, dan menerima mahkota kemuliaan yang Ia janjikan.

Percayalah bahwa kasih-Nya nyata, pengampunan-Nya tersedia, dan rencana-Nya sempurna. Dan pada awal tahun yang baru ini, mari kita teguhkan hati untuk memercayai dan mengasihi Dia sepenuh hidup kita, sebab hanya di dalam Dialah ada damai yang sejati.

 

More Posts

Related Posts

Ketua General Conference (GC) Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) saat ini adalah Erton Köhler. Ia terpilih pada Sidang Umum ke-62 yang diadakan di St.

Ayat “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa” (Ulangan 6:4) dikenal sebagai Shema, sebuah pengakuan iman yang sangat berharga bagi umat

  Mengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan, dan bagi beberapa orang hal ini sudah menjadi kebiasaan. Kalau Anda termasuk orang yang suka mengeluh, ketahuilah